Ibu Cerdas Indonesia

Saling berbagi INFO dari Ibu untuk Ibu dan oleh Ibu ^_^

ads

LATEST UPDATES

Business

?max-results="+numposts4+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=recentarticles2\"><\/script>");

Fashion

Technology

Photography

Games

Thursday, October 23, 2014

Ini Dia Tips Perawatan Kulit Usia 20-an


Secara umum, kulit tubuh dan wajah di usia 20-an sedang berada dalam kondisi yang paling ideal, kadar kelembapan kulit juga dalam posisi terbaik, elastisitas dan rona kulitpun tampak sempurna. Namun demikian, untuk sebagian orang, dalam dekade ini kulit mungkin masih mengalami masalah seperti jerawat, kulit sensitif dan awal munculnya tanda-tanda penuaan dini.

Usia 20-an kerutan dan garis halus cenderung belum terlihat. Noda pada kulit wajah pun tidak tampak, demikian juga kekenyalan kulit masih prima. Namun jika Anda tidak melakukan perawatan secara teratur, kondisi kulit di usia ini rentan mengalami penuaan dini. Berikut tip untuk merawat kulit dan tubuh di usia 20-an, sebagaimana dilansir dari Miraclemagz.

Rajin Bersihkan Wajah
Jangan pernah tidur tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu. Angkat semua bekas tata rias, keringat, dan kotoran yang menyumbat pori dengan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Tambahkan toner agar proses pembersihan kulit wajah lebih optimal.

Tabir Surya Sahabat Anda
Iklim Indonesia yang panas dan cerah sepanjang tahun bisa membahayakan kulit jika tanpa perlindungan. Paparan UV A dan UV B dapat membuat kulit berwarna gelap, kasar, kemerahan dan mengalami penuaan dini. Karena itu, gunakan lotion yang mengandung SPF dan PA+++.

Krim Malam dan Krim Mata
Sekaranglah waktu yang paling tepat untuk mulai rajin menggunakan krim malam dan krim mata. Pakailah krim ini rutin setiap hari untuk mencegah penuaan dini.

Atur Pola Hidup Anda sehari-hari
Meski sedang menikmati usia muda yang tak bisa terulang lagi, Anda tetap harus mengatur gaya hidup Anda. Hindari rokok, alkohol dan makanan yang mengandung kalori serta lemak tinggi. Selain itu, berolahraga teratur dapat membuat tubuh tetap sehat dan produktivitas terus meningkat.

Sumber : Okezone

Lebih Sehat Setelah Menjadi Ibu

Setelah memiliki anak, gaya hidup Anda tentu akan berubah, termasuk dalam hal kesehatan. Di masa kehamilan, secara otomatis Anda akan melakukan beberapa perubahan pada pola makan, tidur, serta kebiasaan yang memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan sejak memiliki Si Kecil.

Pola Hidup Lebih Sehat
Kehamilan dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat karena Anda ingin memberikan semua yang terbaik pada janin. Saat hamil, hampir semua wanita memiliki kebiasaan yang lebih positif, seperti berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol dan kafein, menambah konsumsi vitamin, serta makanan yang kaya mineral dalam dietnya. Pada beberapa ibu, kebiasaan ini akan terus berlanjut setelah bayi lahir. Dilansir dari sumber M&B UK, Sammy Margo, fisioterapis, mengatakan seorang ibu lebih termotivasi untuk mengonsumsi makanan yang lebih bernutrisi, karena ingin menjaga diri agar bayinya dapat tumbuh maksimal.

Nyeri Haid Berkurang
Rasa nyeri yang sering Anda alami saat haid, mungkin akan berkurang setelah Anda memiliki anak. Beberapa ibu bahkan mengaku tidak lagi mengalami kram atau nyeri haid setelah melewati masa kehamilan dan persalinan. Penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal menemukan bahwa melahirkan dapat menghilangkan beberapa situs reseptor prostaglandin di dalam rahim. Prostaglandin adalah hormon yang membuat rahim berkontraksi selama persalinan, yang juga berperan dalam menimbulkan nyeri haid. Jadi dengan situs reseptor yang lebih sedikit, nyeri saat haid akan lebih berkurang dari sebelum Anda hamil.

Mengurangi Risiko Kanker Payudara dan Serviks
Penelitian terbaru melaporkan, kehamilan dapat melindungi Anda dari risiko kanker payudara dan ovarium. Semakin muda usia (usia produktif) Anda saat memiliki bayi, semakin besar efeknya. Para peneliti dari Harvard Medical School percaya hal ini terjadi karena ketika sedang hamil, Anda tidak berovulasi dan melepaskan hormon estrogen, serta progesteron. Kedua hormon tersebut adalah hormon yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Menyusui Mengurangi Risiko Berbagai Penyakit
Menyusui setidaknya selama 7 bulan disebut dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Para peneliti di Northwestern University di Evanston mengatakan, menyusui tidak hanya membantu menurunkan berat badan pasca kehamilan, namun juga akan melepaskan hormon oksitosin yang membuat jantung Anda lebih sehat.

Perasaan yang Lebih Positif
Anda mungkin akan merasakan gelombang cinta dan perasaan positif lainnya setiap kali Anda memegang atau merawat Si Kecil. Sebuah studi yang dilakukan di Stanford University pada 2011 lalu menemukan, hal tersebut terjadi karena hormon oksitosin memainkan peran besar selama proses bonding Anda dan Si Kecil. Pengaruh hormon tersebut begitu kuat dan dapat menangkal kecemasan selama berjam-jam, bahkan berhari-hari.

Kebugaran yang Terjaga
Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetri and Ginekologi menemukan bahwa wanita yang terus melakukan latihan kebugaran selama kehamilan akan lebih mudah mengurangi berat badan dan menumpuk sedikit lemak, serta memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung.

Perubahan Bentuk Rambut
Menurut penelitian dari University of Bradford, hormon yang dilepaskan selama kehamilan dan setelah melahirkan dapat mempengaruhi bentuk folikel rambut Anda, Hormon ini akan menentukan apakah rambut Anda tumbuh lurus atau keriting. Jadi, sebagian dari Anda mungkin akan mengalami perubahan bentuk rambut saat hamil, dari lurus menjadi keriting atau sebaliknya.

yang sudah menjadi ibu ngacung! Boleh dishare kok pengalamannya disini 

Jangan mencuci ayam ketika akan memasaknya


Tindakan mencuci bahan makanan sebelum memasak menjadi hal yang jamak untuk dilakukan. Tujuannya adalah untuk membersihkan pestisida yang ada di sayuran dan bakteri yang ada di dalam makanan hewani.

Namun nyatanya sebuah penelitian seperti dilansir dari bbc.co.ukberpendapat lain. Penelitian ini malah menyarankan Anda untuk tidak langsung mencuci ayam mentah sebelum memasaknya. Penelitian yang dilakukan oleh badan pengawas obat dan makanan Inggris atau FSA malah berpendapat bahwa tindakan mencuci ayam ini bisa menyebarkan bakteri campylobacter yang ada di dalam ayam. Bakteri ini bisa menyebar ke tangan, meja, pakaian, alat-alat dapur melalui percikan airnya.

Masih menurut penelitian ini bakteri campylobacter merupakan jenis bakteri yang paling banyak menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti diare, sakit perut, kram perut, serta demam. Oleh karena itu penelitian ini pun menyarankan agar Anda untuk langsung merebus ayam setengah matang sebelum memasaknya guna mematikan bakteri yang ada di dalamnya. Kemudian buang air rebusan tersebut dan cuci ayam. Setelah itu Anda bisa mengolah ayam menjadi masakan yang Anda sukai.

Selain itu FSA juga menyarankan Anda agar memisahkan alat dapur dan talenan yang digunakan untuk memasak daging ayam dengan bahan makanan lainnya. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan penyebaran bakteri lebih lanjut.

Jangan lupa klik LIKE dan Share ya bunda 

Cara Mencuci Tangan Yang Baik & Benar Menentukan Kesehatan Anak

Semua orang sadar akan pentingnya mencuci tangan yang akan membantu dalam menjaga kesehatan. Membiasakan anak mencuci tangan ketika akan memegang makanan, setelah melakukan buang air besar atau buang air kecil dan juga setelah memegang hewan peliharaan adalah cara yang tepat. Selain itu mencuci tangan penting dilakukan ketika akan menyentuh bagian hidung mulut dan mata dikarenakan tangan merupakan bagian tubuh yang banyak menyimpan perkembangan biakan bakteri dan virus yang dapat menular. Selain memperhatikan frekuensi mencuci tangan yang terpenting adalah cara mencuci tangan yang benar yang seringkali diabaikan oleh masyarakat, padahal mencuci tangan yang benar dapat menentukan kesehatan anak anda.

1. Pertama tama anda dapat mengajarkan anak anda dengan membasahi tangan setinggi pergelangan tangannya bagian bawah hingga air mengalir.Gunakan air yang mengalir, seperti langsung dari kran sehingga memperkecil adanya perkembangan bakteri pada penggunaan air sebelumnya.

2. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menggunakan sabun. Sabun dapat mengurangi kuman dan bakteri yang berada di tangan dengan cepat sehingga sangat dianjurkan penggunaannya.

3. Ketiga adalah menggosok tangan ke telapak tangan dengan cara menempelkan tangan kanan ke punggung tangan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan sela-sela jari. Lanjutkan dengan bagian bawah tangan dan punggung tangan bersentuhan, gosok dengan menggunakan sabun dan yang terahir bersihkan pula kuku anak anda.

4. Langkah ke empat adalah dengan membilas kembali dengan menggunakan air bersih secara menyeluruh dari bagian lengan bawah hingga ujung jari

5. Hal yang seringkali dilupakan adalah menutup kran dengan menggunakan alat bantu, anda dapat mengajarkan anak anda menutup kran menggunakan tisu atau sikut sehingga tangan tidak kotor oleh kuman lagi

6. Terakhir keringkan dengan menggunakan handuk atau tissu dan hindari dalam menyentuh benda di sekitar wastapel ketika setelah mencuci tangan. Sehingga apabila kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar telah diterapkan akan membantu anak anda dalam menjaga kesehatan terutama pada saat musim hujan dan menghindarinya dari berbagai jenis penyakit.

Jangan lupa klik LIKE dan SHARE ya bunda 

Wednesday, October 22, 2014

4 Permainan yang Dapat Membuat Anak Cerdas

Jangan anggap remeh kegiatan bermain pada anak. Banyak hal yang bisa dirinya pelajari dari bermain, bahkan sejak dalam kandungan pun kita sudah mengajak mereka bermain sebagai rangsangan awal.
Ketika si kecil mulai besar pun rangsangan bermain terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motoriknya. Agar lebih menyenangkan, rangsangan itu dilakukan rutin dalam suasana yang nyaman dan penuh kasih sayang. Ini supaya semua panca inderanya berkembang dan merangsang pembentukan sel-sel otaknya.
Permainan yang bisa Anda lakukan tidak perlu mahal. Yang penting meningkatkan keakraban Anda dan si kecil. Berikut beberapa contoh permainan yang bisa Anda lakukan bersama si kecil:

1. Puzzle
Ini untuk merangsang kecerdasan si kecil melalui problem solving. Dengan memasang bagian-bagian puzzle, si kecil bisa belajar tentang gambar. Ketika puzzle sudah selesai, coba lakukan lagi untuk melatih kemampuan kognitifnya. Kognitif adalah kemampuan berpikir dan memberikan rasional, termasuk proses mengingat, menilai, orientasi, persepsi dan memperhatikan. Ketika mereka berhasil, kasih apresiasi dalam bentuk pujian untuk membangun percaya diri si kecil. Permainan ini mengasah dan memberikan stimulasi pada motorik halus anak.

2. Balok bangunan
Bermain membangun rumah atau bentuk dari balok membantu melatih motorik halus dan kecerdasan si kecil sekaligus mengasah imajinasi anak. Supaya lebih menarik, Anda bisa menyusun balok menjadi sebuah bentuk dan minta si kecil untuk membuat hal yang sama. Bila runtuh, beri semangat untuk membangunnya kembali.

3. Bola keranjang
Seperti main basket tapi dengan alat yang bisa ditemukan di sekitar rumah. Ambil keranjang pakaian dan letakkan agak jauh. Lalu bersama-sama lemparkan bola ke dalam keranjang. Lakukan dengan sistem skor dan buat kompetisi kecil. Permainan ini untuk melatih indera melihat si kecil sekaligus melatih sportivitasnya.

4. Marco-polo!
Permainan ini untuk melatih indera pendengar si kecil. Caranya dengan menutup mata si kecil lalu suruh si kecil teriak,”marco” dan Anda harus menjawab,”polo.” Dengan mendengar suara Anda, si kecil bisa menemukan posisi Anda berdiri. Bila berhasil, ulangi lagi tapi kali ini dengan posisi yang berubah.

Selain stimulasi yang Anda berikan, faktor nutrisi juga berperan dalam mendukung konsentrasi, daya ingat, dan problem solving. Salah satu sumber nutrisi yang penting bagi si kecil berasal dari sayur dan buah-buahan karena mengandung tinggi serat, vitamin, dan mineral.

Selamat mencoba! dan jangan lupa ya bun dibantu SHARE ke bunda lainnya

Kotoran Hewan Mungil Ini Ternyata Simpan Bakteri Ganas Pemakan Daging


Victoria, Peneliti penyakit menular di Victoria's Barwon Health telah menemukan bahwa hewan kuskus ternyata dapat menyebarkan bakteri Buruli. Bakteri Buruli adalah bakteri yang dapat menyebabkan borok parah pada manusia.

Professor Daniel O'Brien dari Barwon Health mengatakan bakteri Buruli banyak ditemukan khususnya pada kotoran kuskus. Akan tetapi perlu riset lebih jauh untuk memastikan apakah kontak langsung dengan kotoran dapat membuat manusia langsung terinfeksi bakteri.

"Yang kita tahu adalah area di mana terdapat banyak kasus infeksi dan kuskusnya juga terinfeksi, adalah kotoran kuskus tersebut memang mengandung sejumlah besar organisme bakteri," kata O'Brien seperti dikutip dari ABC Australia, Rabu (10/9/2014).

Infeksi bakteri di tubuh bermula dari bintil kecil seperti jerawat yang tidak sakit atau gatal, kemudian bintil tersebut akan pecah dan menjadi borok. Jika tidak diobati borok tersebut dapat menyebar.

O'Brien mengatakan meskipun infeksi bakteri dapat disembuhkan, namun jika tidak ditangani dengan cepat dapat menjadi masalah serius.

"Pengobatan sebenarnya cukup rumit. Tindakan pengobatan umumnya melibatkan penggunaan antibiotik jangka panjang yang sulit dilakukan dan seringnya melibatkan operasi," ucap O'Brien.

O'Brien menyarankan untuk menghindari kemungkinan infeksi bakteri dari kuskus. Buang kotoran secara higienis dan cuci tangan sesering mungkin setelah kontak langsung dengan kuskus.

Kuskus di Indonesia sendiri adalah hewan yang dilindungi. Namun kenyataannya hewan mamalia berkantung ini ternyata dapat dengan mudah diperjualbelikan sebagai hewan peliharaan.

gimana nih menurut bunda ? 

sumber detikhealth

Manfaat Senyum Untuk Kesehatan


Tahukah Anda!?, hal paling sederhana untuk menjaga kesehatan Kita adalah dengan tersenyum. Bahasa tubuh yang bisa membuat orang senang ini bisa menjaga kesehatan Anda juga mampu mengoptimalkan kinerja obat. Berikut adalah manfaat senyum bagi kesehatan.

Dilansir dari Foxnews, para ahli di Harvard Medical School, menemukan ada perbedaan afektivitas obat pada kelompok orang yang diberikan informasi positif dan negatif. Pada kelompok pertama melaporkan rasa sakit mereka 30 % cepat berkurang saat diberi informasi positif dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Sementara itu, peneliti senior Ted Kaptchuk mengatakan status mental dapat dipengaruhi oleh status kesehatan begitu juga sebaliknya. Artinya apa yang dikatakan kepada seseorang akan berpengaruh pada otak dan juga tubuh.

Namun ia menegaskan agar tidak mengganti fungsi obat dengan senyuman. Bagaimanapun, tingkat kesembuhan pasien lebih tinggi dengan obat daripada dengan plasebo.

Sementara itu, studi dari University of Pittsburgh tersebut menemukan, dibandingkan dengan mereka yang selalu berpikir positif, orang yang pesimistis cenderung memiliki tekanan darah dan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi sehingga risiko kematian prematur pun meningkat.

Studi lain dari University of Kansas menemukan peserta yang lebih banyak tersenyum, terlepas dari perasaan mereka yang bahagia atau tidak melaporkan mempunyai laju jantung yang stresnya lebih rendah. Mereka mengatakan otot wajah tertentu dapat mengirim pesan pada otak bahwa kamu bahagia saat tersenyum.

“Orang yang melakukan ini melaporkan mood yang lebih baik sehingga menambah manfaat kesehatan mereka. Terbukti dari kunjungan ke RS tiga bulan berikutnya, hasilnya lebih baik dari sebelumnya,” ungkap peneliti Southern Methodist University.

Nah sudah terbukti kan bahwa senyum lebih baik dibandingkan cemberut. Maka jakan ragu untuk memberikan tersenyum kepada semua orang. yuk mulai hari ini kita mulai perbanyak senyum.
 

Top